learn live hope

manusia pembelajar

11:33 PM
April 18th, 2012

jerat tak terlihat

bertahun kaki ini melangkah

meniti jengkal demi jengkal permukaan bumi

mencoba menunaikan tugas dari Ilahi

siang malam terpenuhi jadwal rapat

bermacam acara pun laksana silih berganti

seringkali merasa lelah

lalu memilih rehat sejenak

berhibur dengan nyanyian dan berbagai tontonan

lalu bercanda, tertawa, saling menertawakan diri

lingkaran kebaikan yang menjadi sumber energi pun terlalaikan

kesibukan kampus selalu jadi alasan keterlambatan, bahkan: ketidakhadiran

target-target harian sering tak tercapai

jangankan yang sunnah, yang wajib pun dilakukan injury time

kembali melangkah, berniat melanjutkan tugas penyampaian

barulah sebentar, diri ini sudah kembali bosan

menjadikan lelah sebagai pembenaran untuk rehat

hanya sebentar, kali ini saja, begitu pikirnya

tergoda oleh gempita hiburan dan nyamannya buaian bantal

apalah yang terjadi pada para penyeru ini?

bilakah kita sadar dan terbangun melepas jerat tak terlihat yang telah mengikat begitu kuat?

jerat tak terlihat yang telah menjauhkan kita dari apa yang sedang diperjuangkan

jerat yang melemahkan

jerat yang meniadakan

hari berganti hari, akankah hal ini terus terjadi?

tak sadar diri telah terperangkap

dalam jerat ghawzul fikri

dalam jerat jahiliyah yang selama ini diperangi

waktu terus berlalu dan tak akan pernah bisa menunggu

kesungguhan bertransformasi satu-satunya solusi

leburkan pilihan diri pada pilihan-pilihan Ilahi

agar nafsu terkalahkan oleh fitrah

hadirkan kebaikan untuk mengusir kejahiliyahan

bersegera melangkah menuju surga-Nya

1:30 AM
March 29th, 2012

guru BK

Kalau saya marah,saya memilih bersembunyi..jangan biarkan orang melihat muka saya yg jelek,jd bertambah jelek.. :D


Kemarahan itu tidak menyelesaikan masalah…    “

awalnya perjalanan ini begitu tidak menyenangkan.

pagi hari sesampainya disana, ternyata saya salah jadwal.

berlanjut pada gabut, dan kelaparan di ruang bimbel yang (untuk sementara) disulap menjadi kamar tidur saya.

namun ternyata hikmah tak pernah lupa menghampiri.

sore harinya, saya tiba-tiba “ditodong” untuk ngajar bimbel ekonomi SMA kelas 1. kelas anak cowo yang ribut dan sulit fokus. hanya bisa kuhadapi dengan senyuman ^_^

dilanjut dengan nasi goreng dan pertemuan dengan mas alvin, sang pengajar fisika yang kebingungan dan tiba2 curcol.hehe. smangat mas!

dan kelelahan sang ibu yang tak membuatnya lepas amarah. dari pagi sampai malam, tak lepas orang berdatangan mengetuk pintu rumahnya.

esok paginya disuguhkan adegan sang ibu yang berusaha membangun komunikasi dengan anaknya yang sedang ngambek. kesabaran dan kelembutan tutur bahasa. baik saat di rumah maupun saat 2 menit perjalanan mengantar ke sekolah.

bangun komunikasi efektif sejak dini.agar hatinya lembut. begitu katanya.

pukul 9, saya berkenalan dengan 5 orang anak olimpiade yang haus akan ilmu :D

seru, atraktif! saat break kami melakukan senam otak.

saya menularkan virus permainan:HA-HI-HU dan cap-guricap kepada mereka.

pelajaran usai, setumpuk snack dan makan siang pun menjadi bekal :D

sampai di rumah si ibu, perbincangan kembali di mulai.

lagi2 tentang anak dan urusan rumah tangga.

tentang kerja keras dan ikhlas untuk membantu.pendidikan, fokus utama.

jika yang lain berhutang di dunia, maka saya akan menikmati tabungan di akhirat.

begitu katanya.

ba’da maghrib panggilan bimbel berbunyi.

mengajar ekonomi anak kelas 3 SMA.

entah kenapa tiba2 aku kembali merasakan jatuh cinta pada mengajar.

senang saat adik2 kita mengerti. senang bisa membantu.

sangat berharap mereka berhasil dengan apa yang mereka cita-citakan.

pagi ini, hari terakhir bersama.

penyampaian aspirasi dan motivasi kpd sang anak menjadi sarapanku.

setiap anak pasti memiliki potensi, dan itu harus diapresiasi.

aktivitas pun berlanjut.kembali ke SMA.

hikmah kembali bermunculan.

konsultasi dan keterbukaan menjadi hal penting yang dibudayakan di sekolah ini.

setiap harinya ada sekitar 4-5 orang tua yang melakukan konsultasi kepada guru BK (hasil membaca dan melihat2 daftar bimbingan dan konsultasi di ruang BK, hehe)

waw,amazing! perasaan dari SD-SMA,bahkan kuliah, saya hampir mengira semua guru BK kurang kerjaan, ternyata disini beda ya. jadi ngiri.

kalau guru lain punya pena (mengajar), hanya ini (fungsi konsultasi) yang saya punya. begitu katanya.

kutinggalkan sma 2 bekasi dengan melihat pemandangan seorang anak laki-laki yang sedang menangis mengadu pada sang guru BK.

ia bolos 10 hari, begitu sependengaranku(nunggu sambil menyimak.hehe)

orang tuanya akan dipanggil karenanya. sang guru BK pun sambil sesekali bercanda memotivasi anak tersebut sambil menumbuhkan penyesalan di diri siswa tersebut.

G : kamu sudah menyesal?

S : sudah bu, saya menyesal bu

G : tidak mau mengulangangiya lagi?

S : iya bu, saya menyesal bu, ga akan bolos lagi bu

G : oh bagus sekali itu, kalau sudah menyesal dan tidak akan diulangi lagi, berarti sudah melangkah maju. kamu akan sukses ke depannya. lawong kamu anak baik ko. ibu percaya.

Lalu, kenapa kemarin bolos?

S : saya stres bu, nilai-nilai saya jelek semua

G : nah, nanti kalau kamu stres, cerita sama ibu lagi. nanti guru-guru pasti akan membantu. ibu yakin kamu pasti bisa.

begitulah kira2 ringkasan percakapan mereka yang coba kucerna.

ah bu, meski sebentar. begitu banyak yang aku pelajari darimu.

sekarang,  mungkin guru BK akan menjadi pilihan guru favoritku.


27-29 Maret 2012

bekasi


#perjalanan adalah pelajaran menemukan

1:26 AM
March 29th, 2012

[ Abdulrahman Bakoo]


12:02 AM
March 26th, 2012

perjalanan adalah pelajaran menemukan ( part.1)

singapore
june 30-july 5th (2011)


“go abroad! what ever the reason.”
salah satu resolusi 2011


dalam konsep liburan, sesuatu yang mendadak dan kurang terencana itu biasanya JADI.
agak kebalik sama konsep organisasi. segala sesuatu klo mau JADI dengan baik harus TERENCANA.based on tujuan plus sama indikator keberhasilannya.
so, jangan ketuker ya!

bulan april 2011, entah tanggal berapa, Nurul Ihsan “nawarin” tiket pesawat.
maksudnya, memfasilitasi pembelian tiket melalui akun dan kartu kreditnya.
teringatlah gue sama obrolan santai waktu KKN tentang keinginan buat liburan ke singapur, dengan catatan kalo ada duit.haha
Keinginan itu makin kuat karena gue pikir di juli depan gue butuh banget refreshing dari segala kepenatan semester itu : kuliah 24 sks, 1 praktikum, 4 sit in, dan ngajar praktikum yang ampe seminggu 8 kali. (#kencangkansitbelt #eh #ikatkepala)
beberapa waktu kemudian, masih di bulan yang sama, gue, nurul, meta dan risma kebetulan ketemu di rkm.nongkrong bentar deh. trus tawaran waktu itu nurul ulang, dan tanpa pikir panjang kita2 iya2 aja sehingga dia pun langsung klak klik nge-booking tiket. kejadiannya cepet. cuma setengah jam. di situ ga kepikiran tentang gimana biaya, gimana paspor,dan gimana gimana lainnya yang harus disiapin.
yang kita tau cuma, “ok kita jadi brangkat!” meski setelah itu masih diikuti pikiran2 ga jelas, “eh beneran nih jadi gue ke singapur?udah mesen tiket ya.beneran jadi ya?!!hmmmm”

setelah meyakinkan diri klo gue beneran bakal berangkat ke singapur beberapa bulan lagi, paspor pun dibuat.
bulak-balik ke kantor imigrasi: ngasi berkas, wawancara, dan foto. yah foto!yang hasilnya kaya foto TKI. #zzz ngantri panjang2, foto cuma berapa detik dan seenaknya aja petugasnya “ngejepret” dan bilang “udah, selanjutnya!”
smua pembiayaan dilunasi setelah honorarium dari ngajar praktikum turun. alhamdulillah cukup, hasil dari kerja rodi selama 4 bulan.hehe. seneng juga bisa liburan pake duit sendiri :D

beberapa hari sebelum berangkat, para gadis traveler pun “rapat”: gue, risma, meta, nivol, engkus dan rina.  ngobrolin rute perjalanan slama disana, biar bisa disesuaikan sama dana yang kita punya. alhamdulillahnya, tinggal disana itu GRATIS :D karena kita numpang di KBRI, soalnya tantenya engkus salah satu pejabat di sana. hehe.

pergi pagi dari bandung, nyampe sana sekitar jam 10 malem. biasa kena delay, maklum tiket promo.hehe.
waktu singapur itu lebih cepet satu jam dari jakarta. meskipun katanya, penentuan waktu ini dipolitisasi untuk kepentingan bisnis.
Analisisnya: Jika roda perekonomian Singapura berjalan 1 jam lebih cepat dari jakarta, dalam hal bisnis waktu 1 jam bisa bermakna banyak apalagi untuk aktivitas ekonomi dinamis seperti yang terjadi di pasar modal dan pasar uang. Saat orang orang di Jakarta dan kota2 di wilayah WIB, yang notabene kota2 besar, baru mulai beraktivitas pukul 7 pagi, belum memakai asumsi adanya kemacetan kota metropolitan,maka aktivitas ekonomi di Singapura sudah bergerak lebih awal sebab disana sudah pukul 8.
Well, apapun kontroversinya, prinsip bangun pagi dan kerja keras perlu dibudayakan kembali di indonesia. Istilah jam karet perlu direvolusi sehingga tak ada lagi istilah “wajar” dalam menyikapi keterlambatan dan ketidakdisiplinan. Budaya “ramah dan toleran” sebagai ciri khas orang indonesia,  tidaklah tepat untuk dipakai dalam menyikapi hal ini.


back to topic!

suasana malam hari di sana cukup hangat cenderung gerah. KBRI di sana terletak di Chatsworth Road. nyampe di sana langsung disuguhi makan malam oleh tantenya engkus. baik banget ya :D
kami tinggal di satu kamar d g double bad.agak numpuk kaya pindang. tapi tetep asiik, masih syukur ada yang mau nampung gratis.
sudah larut, mari tidur.

1st day
sayup2 denger suara adzan dari masjid kbri: jam stgh 6. ga menggaung keras dimana2 kaya di indonesia.maklum bukan negara mayoritas muslim.
mandi gantian dan siap2 sampe jam9 pagi. maklum cewe2, siap2nya lama.
rute pertama kita hari ini adalah ke Orchard Road, buat belanja2 di kawasan mal tersebut.
Setelah sarapan, kami “dianter” sama omnya engkus (lupa namanya) pake kaki, alias jalan kaki :D
Di awal perjalanan si om mewanti-wanti beberapa hal. Pertama, jalan kaki harus di trotoar, kedua klo nyebrang harus di zebra cross dan patuh pada rambu-rambunya.
hal yang selama ini juga diajarin dalam teori lalu lintas indonesia namun sangat jarang terlaksana. bahkan si om ampe bilang ” di sini itu harus tertib, ga kaya di indonesia hukumnya hukum rimba “.
Jalan kaki selama 20 menit dengan cuaca cerah cenderung terik, cukup membuat badan berkeringat. yang pada pake make-up mulai pada luntur.( untung gue ga pake)
Si om juga mengenalkan kita pada “underpass”, jalan bawah tanah buat nyebrang dan atau berpindah dari satu mal ke mal lainnya. Inilah salah satu hal yang menyebabkan kawasan mal ini bebas dari macet.
Beda banget klo dibandingin sama kawasan tanah abang di jakarta atau kawasan jalan merdeka di bandung yang sudah lumrah dengan kemacetan.
Sambil ngapalin jalan, kami diajarin cara untuk beli tiket dan naik MRT. Kalau mau naik MRT, ada dua pilihan tiket, tiket biasa sama tiket terusan(bahasa gue itu). entar kita dikasih kartu gitu. kalau yang terusan jadi kaya deposit pulsa, kita “isi deposit” ntar klo abis isi lagi. Bisa beli lewat loket, bisa pake mesin. kita milih tiket terusan aja yang isi deposit.diisi 10 dolar singapur, setara dengan rp 70 ribuan.
Tapi sayangnya hari ini, kita belum mau kemana2. Kembali ke agenda awal, kami mau belanja2 di orchard. mumpung lg musim SALE selama juni-juli.
Hal pertama yang diincer adalah kaos, tas dan hiasan. harga lumayan terjangkau. kaos dan tas 10 dolar 3. gantungan kunci 10 dolar 1 pack yg isinya 24 biji. Karena hari sudah semakin siang perut mulai kerubukan. makan di sini harus hati2 karena banyak nonhalal food nya. alhasil kami pun nyari masakan padang.
di tulisannya sih ada paket 3,5 dolar, tapi pas disamperin ternyata paket itu ga ada, dan harus milih parasmanan. 5,7 dolar pun keluar dengan mulusnya dari saku. Terus ternyata, yang jual tuh bukan orang padang, bahkan bukan orang indonesia. Dari logatnya sih kayanya malaysia. weleh2.
Abis makan, lanjut belanja. anak2 pada beli parfum gitu. gue pun ikutan beli, haha dasar follower.
yg lain beli rata2 4-5 parfum. klo gue cuma dua. satu buat gue, satu buat bokap, masing2 11 dan 12 dolar. :D


ga kerasa udah sore, kami pun mulai foto2. trus beli es krim yg dibalut roti gitu murah meriah 1 dolar saja.dijual sama bapak separuh baya yg merupakan salah satu PKL di sana.
weits jangan samakan dengan kondisi PKL di indonesia.
Di singapur, PKL itu ada data lengkap yg dipasang di tempat dia jualan, kaya surat keterangan/izin jualan gitu. Begitupun dengan para tunawisma dan tunanetra yang biasanya mengais rezeki di underpass. Jumlah mereka ga banyak, dan ga boleh makan tempat orang berjalan kaki. Sehingga menurut gue kemungkinan dia buat boong atau pura2 dikasihani itu kecil. Selain itu, ga ada tunawisma yg hanya mengandalkan tangan untuk ditengadahkan meminta dikasihani. Mereka pasti melakukan sesuatu, baik menyanyi maupun jualan tisu.
Fenomena menarik.

Jam sudah menunjukkan pukul 6, kami pun pulang karena ngeburu shalat jamak takhir dzuhur dan ashar. Maghrib disana kan jam 7, jadi masih ada waktu. hehe.
Jalan kaki 20 menit dari orchard menuju KBRI kembali kami lakukan. Di sini lalu lintas terbilang ramai lancar, jarang banget kayanya macet. Hak pejalan kaki sangat diutamakan dengan trotoar yang cukup luas dan nyaman untuk digunakan, sehingga meskipun hari sudah mulai gelap, kami tetap merasa aman untuk pulang berjalan kaki.
Sampai di KBRI waktu udah mepet, buru2 deh shalatnya. Di sini gue disadarkan satu hal yang ga ada di sini tapi ada di Indonesia namun jarang disyukuri, yaitu karunia kemudahan untuk shalat.
Dari pengalaman hari ini, gue ambil pelajaran buat nyiapin peta dan searching ttg tempat shalat yang bisa digunakan sehingga rute perjalanan pun bisa disesuaikan.

2nd day
Plan hari ini adalah: nonton TRANSFORMER! wkwk rencana yang sebetulnya ga terlalu menarik buat gue karena gue bukan penggemar berat film itu dan gue yakin nanti juga bakal ada di indonesia(terbukti!).
Tapi isu kalo film barat kaya transformer dan harry potter ga akan ditayangin di indonesia terkait dengan aturan kenaikan pajak impor film, kayanya sudah sangat membuat temen2 gue khawatir berlebihan.
So, mau ga mau, kepaksa ga kepaksa, gue pun ikut. tebak harga tiketnya berapa? 10 dolar saja sodara2 buat yg biasa dan 14 dolar buat 3D. mau tebak lagi akhirnya kami nonton yg mana? yup, benar yang mahal: 3D 14 dolar (setara 98 ribu, bisa nonton ampe 6x di braga)
Yang kocak adalah, ga ada subtitle english disana, adanya bahasa mandarin.
Well, akhirnya kami pun nonton listening film in english dan baca sub title mandarin. pengalaman luar biasa (ga ngerti).haha.serius asik .patut dicoba , tapi ga patut diulang :D
Selama nonton, kepala gue tiba2 pusing. abis nonton, tambah pusing. mau makan juga ga nafsu. akhirnya pergi ke seven eleven buat beli panadol.ketemu panadolnya, tapi……harganya itu lo…. 7 dolar saja. Bayangkan sodara2!
Emang sih panadol itu isinya 3 kaplet yg masing2 isinya 10. tapi, gue ga butuh sbanyak itu juga kan?! dengan lunglai gue pun mengurungkan niat buat beli. Jalan sebentar, pusingnya makin kerasa. Ngeliat sekeliling coba nyari ruko gt. Mungkin mereka jual panadol dg harga lebih wajar. dan tebakan gue bener. Ruko itu ngejual 1 kaplet panadol dg harga 3 dolar. huft, tetep mahal bgt sih, tapi mau gimana lagi?!
Akhirnya gue pun beli demi tidak pingsan di negeri orang. ajaibnya, setelah minum 1 butir, 1-2 menit kemudian pusing gue langsung ilang!suer, jadi ilang dan berasa seger lagi. entah sugesti atau apa, akhirnya gue menarik kesimpulan, panadol diluar lebih ampuh di banding panadol di indo, dan sedikit mengobati ketidakrelaan gue atas harganya yang mahal.
sisa butir2 “PANADOL 3 dolar” pun gue simpan baik2 untuk persediaan kalo nanti pusing di indonesia #huh??

and the journey continued.
sesuai dengan rencana, kami bakal mengunjungi simbol negara ini yaitu  patung singa alias merlion. tapi sebelum itu, ayo sholat dulu! Setelah searching2, di sekitar orchard itu ada masjid . Masjidnya ada di lantai dasar sebuah gedung. Ga ada kubah kaya biasanya. Tempat wudhunya nyaman dan bersih. airnya anget terpengaruh panasnya cuaca. tempat shalatnya cukup luas. dan yang paling keren adalah hiasan yang di pajang di tembok luarnya. Isinya tentang penjelasan rukun Islam secara sederhana. jadi buat orang yang mau tau tentang Islam, setidaknya bisa tau sedikit dengan membacanya :D

Perjalanan lanjut dengan naik MRT menuju patung merlion.
Di sana kami melewati underpass yang lebih besar dan lebih luas dibanding di orchard. saking luasnya sampe ada sekumpulan pemuda yang lagi maen skate board. Jadi selain tempat lewat, under pass juga merupakan tempat menuangkan hobi dan mengasah skill :p hehe
Kami jalan melewati Esplanade,  Singapore’s performing arts venue, tempat konser terkenal yang pernah dipake konser angklung KPA 3. #applause #proud
Di pinggir jalan banyak bunga ungu yang ntah jenis apa dan kami anggap saja bunga sakura(ngarang gila!)
terus foto2 dengan latar belakang Marina Bay.  Dilanjutkan dengan jalan lagi menuju merlion yang dari jauh udah keliatan penuh dengan orang2. hmm beginilah musim liburan :D
Nyampe disana ternyata lagi ada atraksi militer gitu di sungainya. ada helikopter sama kapal yang tembak2an. tontonan seru yang sayangnya ga bisa ditonton penuh karena ga keliatan jelas. haha
Mau foto dengan background merlion itu susahnya minta ampun. Harus “ngantri” nungguin sekompi anak SD yang matanya sipit semua (peace..bukan rasis :D)
Sore menjelang, kami naik MRT lagi menuju marina bay.(tadi tuh kami ada di sebrangnya marina bay)
Nyampe sana udah gelap, jalannya lumayan jauh pula. tapi terbayar sama atraksi kembang api yang bagus banget selama sekitar 30 menit.
Well, hari yang cukup dramatis, tapi memuaskan buat foto2. :D

3rd day
Ini hari terakhir buat shopping karena besok kami mau fokus maen di universal.hehe
Tujuan hari ini adalah ke kawasan mustafa di Little India, yang katanya merupakan tempat belanja paling muraaaah terutama buat parfum dan coklat.
Nyampe little india, aroma rempah2 langsung menyengat hidung. trus tiba2 setting tempat seolah2 switch ke “india mode on”. bener2 mirip kaya suasana kota di film2 india. “Warnanya”( agak kumuh gimana gitu), jalanannya, orang2nya, bau masakannya(aroma menyengat rempah2 tadi), sampe barang2 jualannya( ada kain2 india gitu sama pernak-pernik pernikahan dan LAGU INDIA)
gue pun berharap bisa ketemu inspektur vijey lewat pake mobil patrolinya. #ngigo
Kami pun bergegas menuju mustafa. Hal yang bikin gue seneng, bahkan sebelum ngeliat barang2 murah, adalah ketemu mesjid gede tepat di sebrang mustafa! Wow,amazing! makin semangat nih belanjanya karena ga khawatir lagi buat nyari tempat shalat nantinya.
Shopping pun dimulai. pertama, kami masuk ke toko parfum. di sana harga parfum emang lebih murah dibanding SALE di Orchard. lumayan, beda 1-2 dolar.terus variasi parfumnya juga lebih banyak. mulai dari yang berbau aneh (kaya minyak nyongnyong) ampe harumnya parfum green tea :D
Abis itu kamipindah ke toko yang lebih besar, kaya malnya gitu. pertama kali masuk langsung “disuguhkan” pemandangan jam tangan murah yng berkilau-kilau. mupeng banget deh. sayangnya dana harus dihemat. ada oleh2 utama yang belum kebeli, coklat sama tas buat nyokap :D
Naik ke lantai atas, surga coklat pun terlihat. Semua pada kalap. Temen gue ampe satu troli buat sendiri.hehe.Abis dapet beberapa pack coklat, gue pun beralih ke wahana tas2 cewe. Beli tas yang cocok dipake nyokap buat ngajar. pilih dipilih dapetlah tas ibu2 warna putih.haha #entahlahjenisapa
OK, dompet mulai sangat menipis. saatnya rehat: markishol! mari kita sholat :D

Mesjidnya cukup besar. Sama dengan orang2 yang gue temui didalamnya, kebanyakan berperawakan besar :D akhwat wudhu di lantai bawah shalat di lantai atas.
Sayangnya, kesenangan buat menunaikan shalat agak terganggu dengan usiran ibu2 yang mungkin merupakan penjaga mesjid, yang ngusir temen gue yang ga shalat dengan kurang menyenangkan. mungkin ibunya kurang suka sama cara berpakaian salah satu teman kami yang memakai rok agak pendek. Untung di depan masjid ada tempat buat duduk jadi mereka bisa nunggu tnpa kepanasan. ada mesin buat beli minuman kaleng pula.
Nyampe di atas, ternyata space buat akhwat ga terlalu besar. tapi asiknya banyak ibu2 berkerudung yang gue lihat di sana, dan dari bahasanya sih kayanya orang indonesia.
Panas terik siang hari di Little India tak menyurutkan langkah untuk kembali melanjutkan perjalanan. Dengan tangan yang udah penuh sama keresek2 belanjaan, kami bergegas naik MRT menuju Bugis Junction.
Ternyata, di sana kami menemukan pasar, ya bener2 pasar, yang menjual barang dengan harga murah, kaya cimol gitu, tapi ini bukan barang bekas, mungkin barang sisa ekspor.
Di sana, masing2 dari kami melengkapi oleh2 yang belum lengkap. gue beli kaos2 buat daffa. sama baju buat gue. Jujur, disana penuh banget, so actually gue ga terlalu betah. Kaki udah pegel banget pengen istirahat.

Oh ya intermezzo, cerita tentang pegel, tiap malem sebelum tidur, pasti kami saling memijit dan mengoleskan minyak telon ke seluruh badan terutama KAKI.
Sebelumnya gue ga bisa ngerti kenapa cewe2 itu suka banget belanja, berjam-jam bahkan seharian. Kalo gue sih males, capenya itu lho, milih-milih barang dan nawar2nya juga ga ahli.
Makanya, kalo lah “harus” belanja, gue paling suka belanja sama bokap. Ga ribet dan cepet. Klo ada yang suka, ambil, bayar, bungkus. udah deh. Dan alhamdulillahnya gue tau diri juga masalah budget. Ga nyari yang mahal banget, tapi ga semurah klo belanja sendiri atau sama nyokap :D Terjangkau lah sama dompet bokap.hehe.
Satu hal yang slalu gue bilang sama orang yang nemenin gue belanja, “tunjukkin beberapa pilihan barang yang menurut lu bagus buat gue,klo gue kelamaan buat nentuin pilihan, tolong pilihin. serius pasti gue pake!”  Ide bagus kan, ga ribet? : p
Meskipun setelah mampir di negara ini dan beraktifitas dengan cewe2 yg gila shopping, gue ngerasa jiwa shopping gue emang mulai muncul. Tapi dengan segala akibat buruknya seperti pegal2 dan kantong kosong, gue tetep megang prinsip.

” I will always love hiking than shopping!I’m serious :D “

4th day
UNIVERSAL , We’re coming!!!
Hari yang ditunggu2 akhirnya tiba. maen dan refreshing tanpa shopping. hehe
Berbekal tiket yang udah kami pesan jauh2 hari, perjalanan ke Sentosa Island, tempat universal berada, dimulai. Akhirnya kami naek taksi sejak perjalanan pulang semalam, dari Orchard ke KBRI dan sekarang dari KBRI ke Orchard. Tujuannya buat mengistirahatkan kaki kami yang akan dipake maen seharian ini. :D
Abis naik MRT, kami lanjut dengan naik Sentosa Express, kereta mono rel gitu.
Nyampe di sana, sesi foto2 di depan bola universal jadi pilihan pertama. banyaknya orang yg jg pengen foto di situ, ngebuat kami harus pinter2 cari space buat foto. Masuk ke universal, lapar melanda!haha. kami memutuskan buat makan dulu sebelum masuk ke wahana.
Kami makan super big burger. Saking gede dan mahalnya, makannya pun berdua dan patungan berdua2.hehe. Abis itu, kami langsung ke wahana Madagascar, film animasi yg lucu itu. dan ternyata antriannya panjaaaaaaang bgt. kami pun ngantri sekitar 30 menit.
ternyata wahana madagascar ini mirip sama konsep istana boneka yang ada di dufan, cuma jauh jauh lebih lebih bagus bagus pastinya.hehe. jadi kami perahu kecil gitu terus masuk ke terowongan yang di dalemnya udah ada boneka dan suara2 yang menggambarkan cerita Madagascar. Keren banget deh! bonekanya hidup dan bergerak sesuai alur cerita yang ada. soundnya asik, ada layar lebar juga di beberapa spot sebagai alat pendukung cerita.jadi kaya nonton film beneran.
Nah satu hal yang bikin deg2aan adalah, adanya air terjun yang terlihat akan mengguyur perahu kami beberapa meter kemudian. sontak semua penumpang teriak dan melindungi barang2 bawaannya siap2 buat kebasahan. gemesnya, pas udah smakin deket, eh tuh air terjun berhenti mengalir.haha. It’s good shock therapy, right?

Wahana selanjutnya adalah Water World. Actually gue ga tau itu ngapain, yang pasti gue yakin akan berhubungan dengan basah2an.:D Nah, ternyata ini adalah live drama yang diperankan di setting tempat yang keren juga. Kaya perompak2 gitu.Ceritanya ada seorang bajak laut yang kesel sama seorang pelaut, terus nyulik cewenya terus pelaut ini berusaha nyelametin.
Actually bukan ceritanya yang menarik, tapi real effect yang dimunculkan lumayan keren. mulai dari tembak2an, bom, kapal kebakaran, dll. Gue sempet mikir, berarti yg basah2an nya cuma pemainnya aja kan.ternyata salah besar. sebelum dan setelah live drama dipertunjukkan, para pemain ngajak ngobrol penonton sambil sesekali nyemprotin selang air ke arah penonton. Yang gue baru sadar, ternyata banyak penonton yang udah mempersiapkan pertahanan kaya payung atau jas hujan yang bisa dibeli sebelum pertunjukkan. Namun justru orang2 yang udah siap bertahan itu yg jadi bulan2an semprotan. Sampe ada orang yg bener2 diguyur dan basah ats ampe bawah.
Untung kita2 cuma kesemprot dikit2 aja. Ga bawa baju ganti cuy!hehe

Selesai dari situ kami lanjut ke wahan Jurrasic Park. Di sini ngantri yang paling parah hampir 2 jam aja. Dan yang paling bikin gondok adalah, udah nyampe depan, ternyata wahana nya RUSAK!
Bikin emosi banget deh. Untung ada kompensasi yang bisa ngurangin omelan pengunjung yaitu masing2 dikasih satu tiket express buat masuk satu wahana. Meski dengan masih agak bersungut2, kami melanjutkan perjalanan ke wahana Revenge of the Mummy. dari namanya disangkain kaya hantu2 gitu kan. ternyata bukan! Ini adalah wahana roller coster gitu, tapi indoor kaya di gua gitu.hehe. Pake tiket expres itu ternyata asik banget, kaga ngantri. Cuma masuk dan jalan sekitar dua menit udah nyampe.Cukup singkat, tapi sensasinya dapet banget. Maen roller coster sambil gelap2an, ga tau mau ke arah mana roller coster itu bergerak dan berbelok2, dibikin seolah mau nabrak tembok ternyata ngga, ada mummy  yang teriak nakut2in, dan yang paling asik adalah bagian roller costernya bergerak mundur cepat dan berputar arah. Asik banget!

Setelah pemanasan sama roller coster kecil, sekarang saatnya buat maen roller coster beneran: GALACTICA . Karena ini merupakan wahana favorit, lagi2 antrian panjang yang harus kami hadapi. Tapi entah kenapa gue ngerasa biasa2 aja naek wahana ini. ga terlalu mendebarkan jantung.Terlalu bentar kayanya.hmm

Hari menjelang senja, gue pun mulai panik dan mencari tempat shalat. di peta kaga ada tuh tulisan/gambar mushola/masjid. akhirnya gue nanya2 sama pengunjung yg gue yakin berasal dari indonesia, tapi mereka ga tau dan anehnya terlihat santai. padahal gue yakin dia muslim. lagi dapet kali ya.semoga.
akhirnya gue nekat nanya sama petugas kebersihan cewe yang pake kerudung.  YES, akhirnya gue dapet info klo mushola itu ada di ANNUAL PASS. tapi gue ga tau tepatnya dimana. Abis muter2 akhirnya ketemu juga annual pass. Tapi kebingungan lain muncul. dimananya sih?kaga ada tanda2 mushola. Akhirnya gue masuk dan menebak2. Di sana cuma ada meja resepsionis dan dua ruangan tertutup. Satu tulisannya “baby lost and found”, satu lagi tanpa tulisan. Gue pun memberanikan diri membuka pintu yang ga ada tulisannya dan ternyata…BENER INI MUSHOLANYA..akhirnya gue keluar lagi nyari wc yang ada di sebrang annual pass buat wudhu.

setelah wudhu, gue pun masuk ke mushola yang sebenarnya sangat kecil itu. Tidak ada batas ikhwan akhwat, tidak ada mukena. Hanya ada sarung dan sajadah. Ruangan itu makin sempit karena harus ada space buat naro sepatu. awalnya kan kebiasaan di indo kan ya masuk tempat bersih sepatu harus dicopot. Giliran disini gue dimarahin. Gue disuruh bawa sepatu kedalam ruangan tanpa ada rak sepatu di dalam. Alhasil ya naro agak sembaangan, yg penting ga akan tempat. Lagi2 gue keinget betapa harus gue bersyukur atas segala kemudahan beribadah yang ada di Indonesia.

Malam menjelang, tak ada lagi wahana yang bisa kami naiki. tinggal wahana2 pertunjukkan. kami pun memutuskan untuk masuk ke pertunjukkan musikal dan simulasi membuat efek film.
Setelah semua pertunjukkan selesai, kami pun menghabiskan waktu untuk berfoto bersama artis2 “gadungan” seperti marlyn monroe, 2pm, franklyn, dll.
Terakhir kami mengunjungi tempat souvenir di universal yang pasti nya mahal2. Dengan dana yang ada, gue cuma sanggup beli mug bertuliskan universal.

nice trip.
good bye singapore.
see you later! :D


Semoga perjalanan ini menjadi batu loncatan untuk melanjutkan langkah mengarungi samudera dan berkeliling-keliling dunia.menemukan dan belajar hal-hal baru. mensyukuri nikmat dari Penguasa Alam Semesta.

UK, I’m coming, soon! (aamiin)

6:31 AM
March 18th, 2012
arrizapasha:

“Hidup dan Memberi Hidup- bukan pada nafsu berebut hidup”


arrizapasha:

“Hidup dan Memberi Hidup- bukan pada nafsu berebut hidup”

11:39 AM
February 3rd, 2012

syarat kelulusan S1,S2,S3

poengo:

alhamdulillah (sebentar lagi) sebelum agustus udah lulus ya :) #aamiin

(via qorrienurulqisthi)

1:00 AM
January 12th, 2012

Selalu Ada Beda

Hati-hati selalu membersamai keyakinan, sebagaimana ketegasan memimpin membersamai kelembutan hati.
berani melangkah, komitmen memperjuangkan kebenaran, dan tetap mawas diri atas segala bahaya yang mungkin terjadi.

Ragu-ragu selalu membersamai kenaifan, sebagaimana kedunguan pemimpin membersamai hawa nafsu. menutup mata dari bahaya yang menghadang, dengan selalu mencari pembenaran.

terinspirasi dari “Selalu Ada Beda” dari salimafillah.com


1:24 PM
January 2nd, 2012
SimpleLife: Change!

arrizapasha:

Menjelang senja,dalam sebuah obrolan penuh hikmah serta sarat akan makna dengan beberapa pemuda pilihan.ada hal yang sempat disinggung. satu topik yang merupakan keniscayaan bagi semua tanpa terkecuali. PERUBAHAN.

Keyakinan untuk menjadikan negeri ini menjadi lebih baik di masa yang akan datang…

2:34 AM
December 7th, 2011
alvindesign:

G-A-L-A-U
God Always Listening, Always Understanding
ketika merasakan apa yg kita kenal galau, maka 1 hal yg harus kita pikirkan. Tuhan

(via-pikiranafro)


alvindesign:

G-A-L-A-U

God Always Listening, Always Understanding

ketika merasakan apa yg kita kenal galau, maka 1 hal yg harus kita pikirkan. Tuhan

(via-pikiranafro)

(via pikiranafro)

2:24 PM
September 11th, 2011

ukhibukifillah

mereka.

dari SMA ampe kuliah, bareng2 terus.

padahal beda jurusan, beda tempat tinggal.

kalo maen,kalo belanja, kalo nonton, dan seabreg kegiatan cewe lainnya.

ga pernah bosen apa ya.selintas pikiran.

hal biasa untuk banyak orang.

mungkin itu yang dibilang sahabat. soulmate katanya.

hal yang pernah tersirat dan tersurat juga pada diri dan seorang teman.ya teman.

berkaca pada diri.

sering berusaha mencari.

dengan melakukan metode yg sama.

sampai pada titik, mungkin tak perlu.

karena ternyata mereka ada.

meski berbeda.

mereka yang nyata.peduli.

tanpa pamrih.

hanya melakukan kewajiban.

atas dasar mencari ridloNya.

dan itu metode terbaik yg pernah ada.

meski sering ada mata terpicing.

karena keberadaan tak bisa menjadi rutinitas.

karena tak terlihat.

namun, kerinduan yg sangat, selalu hadir dengan saling mendoakan..

bukankah itu kerinduan sejati?

semoga ukhuwah ini terus terjalin.